Gaia

ia, aku ga tau mesti nulis apa
aku ingin denger suara kmu

ia, ku mohon jangan kita seperti ini
aku tersiksa dengan keadaan

ia, aku akui perkenalan kita sangat singkat
tapi sampai saat ini aku tidak bisa melepaskan pikiran ku dari bayanganmu

ia, aku memang pemimpi
tapi setidaknya aku juga punya rasa untuk membahagiakanmu

ia, aku bukanlah cenayang
jadi katakanlah kesalahanku pada mu

ia, walau engkau berharap aku pergi dari kehidupanmu
tapi aku adalah seekor anjing yang setia menemani dalam keadaan apapun

ia, jika memang engkau dalam kegelapan
maka raihlah tangan ku kita tuntun langkah kita bersama
jika memang bukan saat ini, kapanpun itu akan aku tunggu…
karena engkau telah menghangatkan tubuh ini
engkau mengetuk pintu hati yang selama ini tertutup rapat
jadi jangan tinggalkan aku dalam keadaan menggigil
jangan campakkan pintu yang telah rapuh ini, ku mohon
katakanlah…katakanlah…katakanlah sesuatu….
akan aku denger dan akan aku benamkan dalam setiap langkah ku

5 Desember 2007
01:57 (saat pikiran melayang tak tentu arah)

Advertisement

~ by tunashijau on December 15, 2007.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.